Dilema Antara Resign atau Bertahan?

Summary Resign atau Bertahan?

Ini tentang total compensation valuation — konsep inti dalam aktuaria imbalan kerja. Aktuaris tidak hanya lihat gaji pokok, tapi menghitung nilai ekonomi dari SEMUA benefit: asuransi kesehatan, dana pensiun, cuti, THR, dan tunjangan lainnya.

Contoh perhitungan dari skenario di atas: premi asuransi kesehatan Rp 7 juta/tahun untuk karyawan setara kenaikan gaji Rp 7 juta (tax-free!). Kontribusi DPLK 5% dari gaji yang di-match perusahaan = tambahan kompensasi efektif yang langsung masuk dana pensiun, dengan efek compounding jangka panjang. Cuti 6 hari = opportunity cost gaji harian × jumlah hari, sekitar Rp 1,7 juta untuk karyawan dengan gaji Rp 6 juta/bulan.

Banyak orang terjebak melihat nominal gaji aja tanpa menghitung present value of future benefits seperti pensiun dan kesehatan. Padahal dalam jangka panjang, benefits bisa bernilai 30-40% dari total kompensasi. Aktuaris membantu perusahaan desain benefit packages yang kompetitif namun sustainable, dan membantu karyawan memahami true value dari kompensasi mereka.

Baca artikel selengkapnya [di sini].